Mengapa Kesadaran Penting dalam Kehidupan Modern?

Hidup hari ini bergerak cepat.
Target datang bertubi-tubi.
Notifikasi tidak pernah benar-benar berhenti.

Di tengah semua itu, banyak orang berfungsi dengan baik—bekerja, berprestasi, memenuhi peran—tetapi diam-diam merasa lelah tanpa tahu sebabnya. Salah satu penjelasan yang sering luput dibahas adalah hilangnya kesadaran dalam menjalani hidup.


Apa yang Dimaksud dengan Kesadaran?

Kesadaran bukan sesuatu yang rumit atau mistis.
Secara sederhana, kesadaran adalah kemampuan untuk benar-benar hadir pada apa yang sedang kita lakukan dan rasakan.

Dalam buku The Power of Now, Eckhart Tolle menjelaskan bahwa banyak penderitaan manusia muncul karena pikirannya terus terjebak pada dua hal:

  • penyesalan atas masa lalu, dan
  • kecemasan terhadap masa depan.

Akibatnya, momen saat ini—satu-satunya waktu di mana hidup benar-benar terjadi—sering terabaikan.

Kesadaran membantu kita kembali ke saat ini, bukan untuk melarikan diri dari masalah, tetapi agar kita menghadapinya dengan jernih.


Otak Manusia dan Kebiasaan Bertindak Otomatis

Manusia sering bertindak tanpa berpikir panjang.
Hal ini wajar.

Dalam Thinking, Fast and Slow, Daniel Kahneman menjelaskan bahwa otak manusia bekerja melalui dua sistem:

  • Sistem cepat: otomatis, spontan, emosional
  • Sistem lambat: sadar, rasional, reflektif

Sebagian besar keputusan sehari-hari dibuat oleh sistem cepat. Masalah muncul ketika semua hal, termasuk keputusan penting, dilakukan tanpa refleksi.

Kesadaran memberi ruang agar sistem lambat ikut bekerja—sehingga kita tidak sekadar bereaksi, tetapi memilih dengan sadar.


Kesadaran dan Makna Hidup

Banyak orang merasa kosong bukan karena hidupnya sulit,
melainkan karena hidupnya kehilangan makna.

Dalam Man’s Search for Meaning, Viktor Frankl menunjukkan bahwa manusia mampu bertahan dalam penderitaan berat ketika ia mengetahui untuk apa ia hidup. Tanpa makna, bahkan hidup yang nyaman bisa terasa hampa.

Kesadaran membantu kita bertanya:

  • Mengapa aku melakukan ini?
  • Nilai apa yang sedang aku perjuangkan?
  • Apakah arah hidupku masih selaras dengan diriku sendiri?

Pertanyaan-pertanyaan ini bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kedewasaan batin.


Kesadaran Bukan Berarti Hidup Menjadi Lambat

Kesadaran sering disalahpahami sebagai sikap pasif atau terlalu santai.
Padahal, kesadaran justru membuat tindakan lebih tepat dan tidak impulsif.

Orang yang sadar:

  • tetap bekerja keras,
  • tetap punya ambisi,
  • tetapi tidak kehilangan arah dan kemanusiaannya.

Kesadaran bukan tentang berhenti bergerak,
melainkan bergerak dengan tahu ke mana dan mengapa.


Penutup

Kesadaran bukan milik para filsuf atau praktisi spiritual saja.
Ia adalah keterampilan hidup yang relevan bagi siapa pun.

Di dunia yang semakin bising,
kesadaran adalah bentuk keheningan yang menyehatkan.

Bukan untuk melarikan diri dari hidup,
tetapi untuk benar-benar menjalaninya.

Bang Ius

avatar Tidak diketahui

Penulis: Rusli

Hobi baca dan nambah ilmu baru. Tertarik untuk mengembangkan wawasan pada berbagai bidang, seperti ekonomi, keuangan, politik, philosophy, dan teknologi. Kuliah jurusan akuntansi syari'ah

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.